News & Events

Tips memilih Pompa ASI

Tips Memilih Pompa ASI

Posted by alamaya on Monday, 23, March, 2015


Tips memilih pompa ASI

Tak selamanya Ibu dapat menyusui bayinya secara langsung, ada saat dimana ASI berlebih dan harus dikeluarkan padahal bayi belum lapar, atau Ibu harus bekerja dan tidak memungkinkan menyusui ditempat kerja, maka solusinya Ibu perlu alat yang namanya pompa ASI. Dalam memilih pompa ASI ada tips-tips tertentu yang harus Ibu perhatikan. Dikhawatirkan apabila salah dalam memilih pompa ASI akan berakibat pada kualitas ASI dan kenyamanan Ibu.
Saat ini dipasaran terdapat dua jenis pompa ASI yaitu pompa ASI manual dan pompa ASI elektrik. Nah, sebelum Ibu memilih pompa ASI, perlu Ibu ketahui bahwa tingkat kecocokan dan kenyamanan pada Ibu berbeda-beda. Ada yang cocok menggunakan elektrik dan ada juga yang lebih cocok menggunakan manual.
Ada beberapa tips memilih pompa ASI :
1. Dari segi keamanannya, kebanyakan pompa ASI dari bahan plastik sehingga pastikan pompa ASI yang Ibu pilih dari bahan plastik yang aman. Dan pilihlah jenis plastik yang juga aman untuk bayi. Seperti plastik yang bebas Bisphenol A.
2. Bentuk Pompa, usahakan Ibu memilih pompa yang berbentuk silindris karena akan mudah dibersihkan. Apabila Ibu memilih pompa yang berbentuk seperti terompet maka itu akan menyulitkan Ibu dalam memberikan tekanan untuk mendapatkan ASI.
3. Pilihlah pompa yang mudah dibersihkan, penggunaan pompa ASI yang Ibu gunakan ini akan berlangsung lama minimal sampai bayi berusia enam bulan, sehingga penting untuk merawat dan membersihkan bagian-bagian dari pompa tersebut. Hindari pompa yang menggunakan karet dikarenakan Ibu akan kesulitan untuk membersihkan bagiannya.
4. Pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan, Ibu dapat memilih pompa ASI sesuai dengan kebutuhan, seperti pompa manual, tenaga listrik, pompa dengan baterai atau gabungan antara baterai dengan listrik. Apabila Ibu tidak memiliki banyak waktu sebaiknya pilihlah pompa manual saja namun apabila Ibu memiliki cukup banyak waktu sebaiknya pilihlah pompa yang menggunakan baterai/ adaptor (elektrik). Pompa manual juga lebih praktis bila hendak dibawa bepergian atau ke kantor.
5. Daya hisap pompa ASI, kekuatan daya hisap sangat berguna untuk memudahkan Ibu memeras ASI. Pompa yang memiliki daya hisap yang tinggi mungkin akan membuat sedikit sakit daripada pompa yang daya hisapnya rendah seperti pompa manual. Karena pompa manual bergantung pada kekuatan tangan Ibu memompa.
6. Pilihlah pompa yang mempunyai botol penampung ASI, sehingga ASI hasil pompa langsung tertampung di botol dan tetap steril, sebaiknya jangan gunakan pompa ASI yang hanya berbentuk corong saja tanpa ada penampungnya langsung.
Tips memilih pompa ASI untuk Ibu menyusui yang bekerja, lebih baik mempunyai 2 pompa ASI manual dan elektrik, pompa ASI elektrik dapat digunakan saat santai dirumah sambil menonton TV atau membaca majalah, sedangkan pompa manual yang praktis digunakan saat bepergian atau dikantor yang memerlukan waktu yang singkat untuk memompa ASI.

Jadilah bagian dari
keluarga besar

For Any Questions Or Suggestions

 0857 8570 8000 / 0813 3666 9988

 ernestherbalmix@gmail.com