News & Events

Labs-Services-Overview-Research-Testing

STUDI LABORATORIUM UNTUK IKTERUS ASI PADA BAYI

Posted by Ernest Admin on Friday, 1, September, 2017


Studi laboratorium untuk ikterus asi pada bayi. Penyakit ikterus ASI (BMJ) adalah diagnosis eksklusi. Artinya diagnosis untuk penyakit ini umumnya ditegakkan bila kemungkinan- kemungkinan penyakit lain sudah tersingkir.

Berikut beberapa patokan studi laboratorium untuk ikterus asi pada bayi yang dapat membantu menetukan diagnosis.

  • Detil sejarah dan pemeriksaan fisik yang menunjukkan bahwa bayi berkembang sesuai usia serta bayi menyusu dengan benar adalah elemen kunci untuk diagnosis. Bayi yang disusui harus memiliki 3-4 feses transisional dan 6-7 popok basah per hari dan seharusnya mengalami peningkatan BB pada akhir minggu kedua kehidupan atau menunjukkan kenaikan berat badan 1 oz / hari.
  • Ukur konsentrasi bilirubin serum total pada neonatus yang memiliki ikterus yang telah berkembang dari muka ke dada dan pada neonatus beresiko penyakit hemolitik pada bayi baru lahir.
  • Pertimbangkan untuk mendapatkan tes yang dibahas di bawah jika kadar bilirubin serum lebih besar dari 12 mg / dL (170 μmol / L). Konsentrasi bilirubin serum total yang meningkat lebih cepat dari 5 mg / dL / d (85 μmol / L / d) atau ikterus sebelum 24 jam kehidupan menunjukkan ikterus patologis.
  • Studi laboratorium untuk ikterus asi pada bayi yang juga biasa dilakukan adalah pemeriksaan tingkat bilirubin terkonjugasi. Tingkat bilirubin terkonjugasi lebih besar dari 2 mg / dL (34 μmol / L) menunjukkan kolestasis, atresia bilier, atau sepsis (lihat Ikterus Neonatal).

Jadilah bagian dari
keluarga besar

For Any Questions Or Suggestions

 0857 8570 8000 / 0813 3666 9988

 ernestherbalmix@gmail.com