News & Events

katuk 8

BAGAIMANA DAUN KATUK BERFUNGSI SEBAGAI ANTIMIKROBA?

Posted by Ernest Admin on Sunday, 15, October, 2017


Bagaimana daun katuk berfungsi sebagai antimikroba? Daun katuk yang poluler akan khasiatnya sebagai herbal pelancar asi ternyata memiliki manfaat lain, yaitu sebagai antimikroba. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa daun katuk dalam bentuk ekstrak signifikan dalam membasmi bakteri dan jamur tertentu.  Wah kok bisa ya? Usut punya usut diketahui hal ini disebabkan oleh salah satu kandungan fitokimia daun katuk yaitu tannin.

Tannin yang ditemukan di analisis fitokimia dari ekstrak daun katuk diduga berperan dalam aktivitas antibakteri. Tanin memiliki astringent yang membentuk dasar untuk aplikasi terapeutik, ditemukan tanin memiliki aktivitas antimikroba.

Aktivitas antibakteri Sauropus androgynus diteliti menggunakan sampel akar, batang dan ekstrak daun. Kemampuan daun katuk sebagai antimikroba dinilai potensinya terhadap baketeri patogen dengan ada tidaknya zona penghambatan dan diameter zona.  Penelitian ekstrak tanaman katuk ini menunjukkan penghambatan pertumbuhan beberapa mikroorganisme uji dengan berbagai derajat potensi yang berbeda.

Terungkap bahwa ekstrak metanol dan etanol menunjukkan penghambatan yang signifikan terhadap Proteus vulgaris, Bacillus cereus dan Staphylococcus aureus. Penelitian juga menunjukkan adanya sedikit penghambatan untuk bakterin Klebsiella pneumoniae, E.coli dan Pseudomonas aeruginosa.

Ekstrak air daun katuk menunjukkan aktivitas antibakteri sedang pada organisme uji dibandingkan dengan ekstrak pelarut (methanol maupun etanol). Ekstrak daun lebih efektif daripada ekstrak akar dan batang. Umumnya aktivitas antibakteri lebih banyak ditunjukkan terhadap bakteri gram positif dari pada gram negatif.

Efektivitas yang berbeda mungkin disebabkan oleh jumlah fitokimia bermanfaat yang kandungannya berbeda di setiap bagian tanaman. Pengembangan daun katuk sebagai antimokroba rupanya memiliki potensi yang cukup besar, dilihat dari kemampuannya mencapai tujuan antimikroba dengan efek samping yang jauh lebih sedikit dibanding antimikroba sintetis.

Dari hasil di atas dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun katuk memiliki potensi besar sebagai senyawa antimikroba melawan mikroorganisme, termasuk sebagai pengobatan penyakit menular yang disebabkan oleh mikroorganisme resisten.

Jadilah bagian dari
keluarga besar

For Any Questions Or Suggestions

 0857 8570 8000 / 0813 3666 9988

 ernestherbalmix@gmail.com