News & Events

asi1

Bagaimana ASI diproduksi?

Posted by Ernest Admin on Thursday, 20, October, 2016


Air susu ibu atau sering disingkat ASI memang sangat sepesial, selain kandungan nutrisi yang lengkap dan faktor kekebalan yang terkandung didalamnya, jumlah produksi ASI pun bisa menyesuaikan kebutuhan bayi lho. Bagaimana bisa ya? Berikut adalah ringkasan bagaimana ASI dibuat oleh tubuh ibu sehingga dapat memenuhi kebutuhan bayi.

Proses menyusui dimulai setelah ari-ari atau plasenta lepas. Plasenta mengandung hormon yang menghambat pembentukan ASI. Setelah plasenta lepas, hormon tersebut berkurang drastis jumlahnya sehingga ASI pun keluar.
Setiap kali bayi menghisap, ia akan merangsang ujung syaraf di sekitar payudara. Rangsangan ini disalurkan ke otak dan merangsang kelenjar hipofisis bagian depan (Anterior pituitary) untuk memproduksi hormon prolaktin. Prolaktin dialirkan ke payudara ibu, merangsang sel-sel alveoli pembuat ASI untuk memproduksi ASI.
Semakin banyak ASI dikeluarkan dari payudara, semakin banyak produksi ASI. Semakin sering menyusui, semakin banyak produksi ASI.
Selain itu, hormon prolaktin akan menekan fungsi indung telur (Ovarium) sehingga menyusui secara eksklusif akan dapat memperlambat kembalinya fungsi kesuburan dan haid. Sehingga, menyusui secara eksklusif dapat menjarangkan kehamilan dan digunakan sebagai KB Alami.

Nah begitu ternyata proses terbentuknya ASI, untuk pembentukan ASI diperlukan hormon prolaktin yang cukup dan rangsangan dari isapan bayi. Jadi bila ASI belum keluar cukup banyak jangan bosan-bosan memberikannya ke bayi anda karena justru dapat merangsang pengeluaran ASI menjadi lebih banyak.

Jadilah bagian dari
keluarga besar

For Any Questions Or Suggestions

 0857 8570 8000 / 0813 3666 9988

 ernestherbalmix@gmail.com