News & Events

ikterus 7

APA SAJA PENYEBAB IKTERUS ASI? Part 2

Posted by Ernest Admin on Sunday, 20, August, 2017


Apa saja penyebab ikterus asi. Ikterus asi atau penyakit kuning pada bayi yang menyusu. Berikut adalah beberapa penyebab ikterus asi.

  • Penyebab ikterus asi bisa karena adanya mutasi genetik. Mutasi G211A pada ekson 1 (Gly71Arg) paling sering terjadi, dengan frekuensi alel 13%. Ekspresi polimorfisme ini pada promotor dan di daerah pengkode sering terjadi dan selanjutnya mengganggu aktivitas enzim.
  • Sebuah penelitian di tahun 2011 telah menunjukkan bahwa neonatus dengan nukleotida 211GA atau variasi AA pada genotipe UGT1A1 memiliki kadar bilirubin serum puncak yang lebih tinggi daripada GG. Efek ini lebih terasa pada bayi yang diawetkan secara eksklusif dibandingkan dengan susu formula yang secara eksklusif atau sebagian diberi susu formula.
  • Pengangkut anion organik (OATPs) adalah keluarga pompa multispecific yang menengahi pengambilan garam empedu secara non-independen dan berbagai senyawa organik. Pada manusia, 3 OATP spesifik hati telah diidentifikasi: OATP-A, OATP-2, dan OATP-8. Bilirubin yang tidak terkonjugasi diangkut di hati oleh OATP-2. Polimorfisme genetik untuk OATP-2 (juga dikenal sebagai OATP-C) pada nukleotida 388 telah terbukti berkorelasi dengan peningkatan risiko peningkatan kurkumin neonatal (tingkat bilirubin serum puncak 20 mg / dL) bila disesuaikan dengan 3 kali lipat peningkatan risiko untuk pengembangan ikterus neonatal. Bila kombinasi polimorfisme gen OATP-2 dengan gen varian UGT1A1 pada nukleotida 211 meningkatkan risiko menjadi 22 kali lipat (95% CI, 5,5-88). Ketika varian genetik ini dikombinasikan dengan pemberian ASI, risiko hiperbilirubinemia neonatus ditandai meningkat menjadi 88 kali lipat (95% CI, 12,5-642,5).
  • Dalam sebuah penelitian di tahun 2012, peneliti mengukur sifat antioksidan ASI. Bilirubin adalah antioksidan yang dikenal secara in vitro. Disarankan agar ada homeostasis yang dikelola oleh sumber eksternal seperti ASI dan produksi internal antioksidan seperti bilirubin di dalam tubuh. Dalam penelitian ini, dalam ASI ibu-ibu yang baru lahir dengan ikterus berkepanjangan, stres oksidatif ditemukan meningkat dan kapasitas antioksidan pelindung ditemukan menurun. Signifikansi klinis yang sebenarnya dari temuan ini tidak diketahui.

Jadilah bagian dari
keluarga besar

For Any Questions Or Suggestions

 0857 8570 8000 / 0813 3666 9988

 ernestherbalmix@gmail.com