News & Events

ikterus 3

ANGKA KEJADIAN PENYAKIT KUNING PADA BAYI

Posted by Ernest Admin on Saturday, 5, August, 2017


Angka kejadian penyakit kuning pada bayi. Hampir 60% bayi baru lahir mengalami kuning atau jaundice karena kadar bilirubin dalam tubuhnya tinggi. Apa itu bilirubin? Semasa dalam kandungan, bilirubin, yaitu senyawa hasil pemecahan sel darah merah, dikeluarkan lewat plasenta. Setelah lahir, bayi harusnya bisa mengeluarkannya sendiri. Jika tidak, bilirubin menumpuk di tubuh bayi dan mengalami hiperbilirubinemia.

Penumpukan bilirubin (ikterus neonatus) ditandai dengan semburat warna kuning yang tampak pada putih mata (sklera) dan kulit bayi baru lahir. Gejala lain yang tampak adalah kulit, selaput lendir (gusi dan mata) berwarna kuning, bayi kurang aktif menyusu, urin berwarna kuning tua pekat, bayi rewel, mengantuk, lemas. Bayi yang kadar bilirubinnya tinggi biasanya mengantuk terus, tidak dapat mengisap, mata berputar ke atas dan badannya melengkung.

Angka kejadian penyakit kuning pada bayi di Amerika Serikat terjadi pada 50-70% bayi baru lahir. Ikterus sedang (tingkat bilirubin> 12 mg / dL) berkembang pada 4% bayi yang diberi makan botol, dibandingkan dengan 14% bayi baru lahir yang disusui. Ikterus berat (tingkat bilirubin> 15 mg / dL) terjadi pada 0,3% bayi yang diberi makan botol, dibandingkan dengan 2% bayi baru lahir yang disusui. Predisposisi keluarga yang kuat juga disarankan oleh kambuhnya ikterus ASI pada saudara kandung. Pada bayi yang diberi ASI secara eksklusif, kejadian selama 2-3 minggu pertama telah dilaporkan 36%.

Angka kejadian penyakit kuning pada bayi secara Internasional tidak dilaporkan secara luas namun diperkirakan serupa dengan di Amerika Serikat.

Jadilah bagian dari
keluarga besar

For Any Questions Or Suggestions

 0857 8570 8000 / 0813 3666 9988

 ernestherbalmix@gmail.com